Ratusan uji ilmiah telah menghubungkan kedelai dengan malnutrisi, gangguan pencernaan, gangguan tiroid, penurunan fungsi otak, gangguan reproduksi, mental, sistem imun, asma, diabetes, penyakit jantung dan kanker. Berlawanan dengan kepercayaan umum jaman sekarang bahwa kedelai adalah makanan yang menyehatkan, banyak bukti ilmiah telah memperlihatkan sisi negatif dari kedelai.
Beresiko Memperparah Kanker
Sering diberitakan bahwa kedelai sangat bermanfaat untuk memerangi kanker. Kebenaran akan berita ini adalah ya dan tidak. dstnya (terbatas pemakaian character hanya sampai 20,000 saja)
Intinya sebenarnya sederhana:
1. Bahwa kedelei yg mengandung phytoestrogen sangat mempengaruhi hormon tubuh dimana bisa dianalogikan satu gelas juice kedelei setara dg 5 butir pil KB.
2. Bahwa Penggunaan kedelei perlu disesuikan dg DNA tubuh manusia, sehingga cukup sukar bagi kaum awam utk menenutukan apakah kedelei akan cocok bagi DNA tubuhnya atau tdk, n ini perlu dikembangkan system mendengarkan keluhan tubuhnya. (test yg saya kembangkan membantu ybs mengenal keluhan tubuhnya)
3. Bahwa dg adanya DNA tubuh yg berkorelasi dg kedelei tersebut, maka menjadikan proses tubuh memberikan reaksi2 yg menjadikan gangguan2 kronis seperti misalnya syndrom fatigue yg kronis dlsbnya, bahakan bisa menimbulkan kelumpuhan organ tubuh, dimana tdk terbatas hanya pada kandungan tetapi hasil penyerapan n penolakan yg bereaksi terhadap kandunganya
4. bahwa dg kandunga phyto estrogen yg sangat tinggi, kemudian merusak tatanan tubuh baik dlm pembentukan (misalnya janin dg organ tubuhnya n system tubuhnya pada Ibu hamil yg meminumnya) atau perbaikan tubuh yg dlm hal ini misalnya cancer yg terdevelop karena satu n lain hal;
Karena dlm hal ini hormon memiliki korelasi satu n lainya n keseimbangan diperlukan oleh tubuh, sehingga bila salah satu hormon di kacaukan, maka yg lain juga akan bergolak dlm tatanan tubuh utk menyeimbangkannya.
Jadi oleh karena itu, sejak semula ditahun 2002, saya katakan bahwa kedelei sangat berbahaya bagi tubuh kalau digunakan tdk pada tempatnya.
(Lihat posting di dokter_umum)
Sementara vermentasi kedeleai maupun kecambah pun perlu mengetahui ke 4 hal diatas sebeluim mengkonsumsinya.
produk vermentasi tdk selalu baik bagi pengguna, tempeh misalnya dikatkan bahwa tempe mengandungi salah satu vitamin penting B12, tetapi ternyata bahwa B12 nya tdk bisa diserap tubuh dg benar.
Kecap, seharusnya kecap adalah hasil vermentasi kedele yg kemudian diberi bumbu tertentu sehingga menajdi larutan yg kental (kecap manis) atau larutan yg agak cair (kecap asin), tetapi dlm kenyataan produksi, hasil kental dihasilkan dari penambahan bahan kimia pengental, n warna hitam nya adalah pewarnaan.
Jadi apakah bahan2 pengawet, pewarna, pengental tdk berbahaya? tentu saja cukup berbahaya, apalagi kalau seperti iklan bahwa tanpa kecap manis anu tdk bisa makan, maka terjadilah penimbunan yg yg cukup signifikan, belum termasuk msg dllnya.
Jadi bila mau menggunakan kecap atau soy fermented, maka perlu melihat kejujuran akan kandungan n sekali lagi membaca sign tubuh apakah cocok buat anda atau tdk.
Secara umum, kedele n turunanya hanya bisa dimanfaatkan oleh antigen B atau gol darah A, tetapi karena manusia unique, maka mesti dilihat dari keturunannya juga (DNA) n yg paling gampang adalah membaca sign tubuhnya sendiri terhadapoduk tersebut.
Banyak hal yg hanya mementingkan hasil produksi nmasuknya return of investment yg diterapkan di dunia bisnis, sehingga faktor manusia tdk diperhatikan lagi.
Jadi seperti anda yg care terhadap kesehatan diri, mesti pandai2 memilih n dg demikian bisa menggunakan produk yg baik buat tubuh anda.
Taken from > http://www.medisiana.com/klinik-gizi/sisi-negatif-kedelai-yang-tidak-diketahui-banyak-orang/